Kali ini, CaraBisnisOnline akan mengungkap teknik persuasi atau ilmu bujuk rayu yang bisa Anda aplikasikan untuk menawarkan apapun produk dan jasa Anda. Ini adalah salah satu teknik terbaik yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan omset dan profit penjualan.

Salah satu nasehat Penting dalam penjualan adalah, “Berikanlah kepada calon customer Anda apa yang mereka inginkan, solusi dari masalah yang sedang mereka hadapi.” Lalu bagaimana cara Anda bisa menentukan apa yang sedang mereka inginkan atau mengetahui apa masalah mereka? Jawabannya cukup sederhana, perhatikanlah kata-kata yang terucapkan dari bibir mereka, perhatikanlah apa yang mereka tuliskan di akun media sosial mereka. Apa saja kata-kata tersebut? Inilah beberapa diantaranya, “ingin”“berharap”“suka”“butuh”“tolong”“harap”“benci”“tidak suka”“problem”“bingung” dll.

Contohnya:
Saya berharap bisa mengatur waktu saya dengan lebih baik sehingga bisa meluangkan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang saya cinta.” (Sebagai seorang affiliate Anda bisa merekomendasikan buku atau kursus online tentang manajemen waktu atau cara bekerja dari rumah dan mendapatkan komisi penjualan dari keinginan mereka).

Saya ingin segera menyelesaikan masalah pertengkaran dengan istri saya.” (Anda bisa menemukan ahli terapi dibidang relationship dan mendapatkan keuntungan dari sana.)
Ini bukanlah tentang mengambil keuntungan dari orang yang sedang memiliki masalah. Anda bisa menyebut hal ini sebagai Win-Win Solution karena Anda bisa membantu masalah yang sedang mereka hadapi dan mendapat uang disaat yang sama.

Nah, bila Anda belum juga bisa menemukan apa masalah, keinginan atau harapan mereka, Anda pun bisa bertanya untuk mengetahui apa yang sedang mereka butuhkan:

“Apa yang Anda inginkan saat ini?”
“Situasi seperti apakah yang membuat Anda masuk dalam masalah?”
“Apakah yang ingin Anda selesaikan dalam beberapa bulan kedepan?”
“Apakah ada yang bisa saya bantu untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan?”

Pastikan Anda tidak menyinggung siapapun. Karena setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda. Anda bisa menggunakkan pertanyaan yang lebih lembut seperti, “Apa yang Anda pikirkan tentang …?” atau “Apa pendapat Anda tentang …?”

Baru, setelah Anda tahu apa harapan atau masalah mereka, Anda bisa menggunakkan teknik bujuk rayu “Consistency Recall” untuk membuat mereka menerima sugesti atau arahan Anda.
Orang tetap ingin konsisten terhadap apa yang mereka nyatakan. Jika mereka melakukan tindakan yang tidak sesuai denga apa yang mereka katakan, mereka akan merasa berat dan mungkin bahkan merasa tidak berharga karaena menganggap bahwa mereka tidak bisa dipercaya. Gunakan metode yang powerful ini untuk melakukan bujuk rayu.

Anda bisa mengatakan, “Jika saya pernah mengingat dengan benar, Anda pernah bercerita kepada saya dan teman-teman bahwa Anda ingin menyelesaikan masalah pertengkaran dengan istri Anda. Saya tahu orang bisa benar-benar memberikan solusi untuk masalah Anda. Anda mau mencobanya?”

Rasa-rasanya akan berat bagi mereka untuk menolak permintaan seperti ini, karena jika menolaknya, itu artinya mereka tidak konsisten dengan kata-kata mereka.

Cobalah untuk mendengarkan “prospek” Anda dengan seksama saat bercakap-cakap dengan mereka. Semakin banyak orang yang mendengarkan apa yang ia katakan, akan semakin konsisten ia dengan kata yang ia keluarkan.

Jika dapat, mintalah “prospek” untuk menuliskan apa yang ia katakan. Anda bisa memintanya secara baik-baik atau sambil bercanda, hasilnya akan sama.

Dengan menuliskannya atau membuat kata-kata prospek Anda didengar oleh banyak orang semakin mudah ia menerima sugesti Anda.

Gunakanlah taktik bujuk rayu yang Powerful ini dan Anda akan semakin menyadari bahwa begitu banyak peluang untuk menjual apapun lebih dari apa yang bisa Anda bayangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *