Digital Marketing Untuk Pemula: 7 Strategi Yang 100% Terbukti Berhasil!

Bagaimana cara Anda untuk mendapatkan lebih banyak traffik, lebih banyak kunjungan ke halaman website yang Anda miliki?

SEO?
Marketing di Media Sosial?
Email marketing?
Atau iklan berbayar seperti, Google ads?

Jika Anda seorang pemula dalam dunia digital marketing dan ingin mengetahui lebih dalam tentang hal tersebut, maka teruskanlah membaca, karena apa? Karena saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana semua hal tersebut bisa Anda lakukan, dan semuanya berdasarkan pengalaman dari banyak internet marketer di Indonesia dan Dunia. Jadi, bukan hanya sekedar teori belaka.

Halo para Internet Marketer, saya Allen dari CaraBisnisOnline.Net, sebuah halaman website yang berbagi tentang tips bisnis dan jualan online. Dan kali ini, saya akan membagikan 7 strategi pemasaran digital untuk Anda yang masih pemula.

Meskipun ada 7, Anda tidak harus mencoba semuanya sekaligus. Pilih salah satu strategi yang ingin Anda lakukan pertama kali, praktekkan, kuasai ilmunya dan barulah pindah ke strategi berikutnya.

Tidak perlu berlama-lama lagi, yuk kita mulai.

Sebelum kita menggali lebih dalam tentang strategi-strategi dibawah, Anda perlu memastikan bahwa diri Anda sudah memiliki pola pikir layaknya seorang pelanggan saat ini. karena apa? Karena hari ini, kita hidup didunia dimana “kontenlah yang utama”. Orang mencari informasi tentang produk dan jasa sebelum mereka memutuskan untuk membeli, jadi, Anda harus benar-benar bisa menempatkan diri di posisi pembeli atau pelanggan produk Anda. Jangan buta mata karena sudah merasa bahwa produk dan layanan yang Anda jual itu hebat dan luar biasa. Pola pikir yang perlu Anda miliki adalah, bahwa adanya produk Anda adalah untuk membantu orang lain. Dan saat Anda membantu orang lain untuk menjadi solusi atas masalah mereka melalui konten Anda, Anda akan semakin membangun rasa percaya orang pada produk Anda, dan tentu saja sebagai efeknya, akan menjangkau lebih banyak pelanggan lagi. Bagian terbaik dari semua ini adalah, Anda memiliki peluang besar untuk menunjukkan bagaimana produk dan jasa Anda dapat menjadi solusi atas kebutuhan mereka.

Baiklah, strategi internet marketing yang pertama adalah nge-blog dengan teknik SEO. Sekarang, nge-blog atau aktifitas blogging bukan tentang menulis apa yang akan, sedang atau sudah Anda lakukan dihari ini, bukan pula tentang menulis sesuatu yang menginspirasi dan mencerahkan orang lain, ini lebih tepat disebut sebagai diary atau buku harian. Namun jangan salah paham dulu, Anda bisa sukses dengan konten seperti itu jika Anda sudah memiliki banyak fans yang loyal. Namun, bagi Anda yang ingin mendapatkan lebih banyak traffik, lebih banyak kunjungan dan penjualan, Anda perlu dengan sengaja menargetkan masalah yang ingin diselesaikan oleh pelanggan-pelanggan Anda. Dalam dunia nge-blog, awal dari teknik SEO ini sering disebut para Internet Marketer sebagai riset kata kunci atau keyword.

Sekarang, ijinkan saya untuk menunjukkan dua contoh nyata tentang riset kata kunci kepada Anda. Contoh pertama, katakanlah Anda menjual produk fisik seperti komputer dan aksesorinya, menurut pemikiran Anda saja nih, apa yang mungkin dicari dan diketikkan oleh pelanggan di mesin pencari Google? Hmm… mungkin saja seperti pertanyaan:

“Mengapa komputer saya berjalan sangat lambat?”
“Bagaimana cara untuk merakit komputer?”
“Bagaimana cara mempercepat kinerja komputer?” dll.

Semua ini adalah masalah nyata dan banyak orang mencari solusinya, faktanya, terdapat puluhan ribu pencarian setiap bulannya, Anda dapat men-cek-nya sendiri di Ahref.

Sekarang, bagian terbaik dari pertanyaan pelanggan diatas adalah adalah, Anda dapat membantu orang untuk memecahkan masalah mereka, sambil mengaitkankan produk dan jasa Anda didalam konten yang Anda tuliskan.

“Mengapa komputer saya berjalan sangat lambat?” Bisa saja masalahnya ada di hard drive, CPU atau kapasitas RAMnya, maka bantulah pembaca Anda untuk mendiagnosis apa masalah yang sedang mereka hadapi dan tawarkan solusinya, yaitu produk Anda.

“Bagaimana cara untuk merakit komputer?” Anda dapat menunjukkan bagaimana cara untuk memasang perangkat keras satu persatu hingga menjadi sebuah komputer. Mereka sudah menunjukkan niat untuk merakit, Anda bisa menawarkan perangkat dan suku cadangnya.

Baiklah, untuk contoh selanjutnya, katakanlah Anda adalah seorang agen real estate dan Anda akan diberikan komisi besar ketika ada orang yang bersedia membeli, menjual atau menyewakan properti. Kebanyakan, hal yang sering dilakukan oleh seorang agen adalah “membual” tentang seberapa banyak rumah yang telah berhasil mereka jual, atau bagaimana tentang saat mereka mendapatkan penghargaan atas penjualan mereka yang belum pernah Anda dengar, maksud saya, hey, mereka, kebanyakan calon pelanggan Anda tidak peduli terhadap hal tersebut, ingat, pelanggan potensial datang untuk mencari solusi atas masalah mereka, misalnya seperti:

“Bagaimana cara berinvestasi di real estate?”
“Bagaimana cara untuk membeli rumah?”
“Berapa besar kredit yang harus diambil untuk membeli sebuah rumah?”
Dan banyak lagi lannya.

Semua hal diatas memiliki potensi untuk dicari orang, dengan memiliki halaman website yang berjudul seperti “Bagaimana cara berinvestasi di real estate?” Anda sedang menarik calon pembeli kaya raya, yang kemungkinan besarnya berniat untuk membeli.

Konten berjudul tentang “Bagaimana cara untuk membeli rumah” kemungkinan akan membutuhkan agen penjualan di beberapa titik didaerah tempat penjualan properti.

“Berapa besar kredit yang harus diambil untuk membeli rumah?” adalah cara yang baik untuk menunjukkan bahwa Anda memiliki wawasan dan ilmu dibidang properti juga.

Hal terbaik tentang nge-blog dengan SEO adalah, setelah website Anda mendapatkan peringkat di mesin pencari, Anda akan mendapatkan traffik atau kunjungan gratis dari mencari seperti Google, Bing, Yahoo dan lainnya.

Jika Anda baru mengenal dan ingin belajar SEO lebih lanjut, saya sangat merekomendasikan Kursus SEO Platinum Evolution, kursus ini akan memberikan gambaran yang bagus tentang apa itu SEO, cara kerjanya, dan bagaimana Anda membuat website sebagai aset yang bekerja untuk Anda. Dalam kursus tersebut Anda akan mendapatkan sumber-sumber terbaik untuk melakukan riset kata kunci yang akan meningkatkan traffic kunjungan dan pendapatan Anda.

Untuk saat ini, kita beralih ke strategi kedua, yaitu berinvestasi dalam konten berbentuk video, khususnya di YouTube. YouTube adalah mesin pencari kedua yang paling banyak dikunjungi oleh pengguna internet, selain itu, di tahun 2017 Youtube mengalami kenaikan traffik hingga dua kali lipatnya, bahkan semakin banyak dikunjungi di tahun 2020. Video bukan hanya tentang marketing dimasa depan. Dan kejutannya, prinsipnya pun hampir sama dengan mesin pencari pada umumnya, membantu pelanggan potensial untuk menemukan solusi lewat video.

Saat orang-orang menggunakan mesin pencari video seperti YouTube, mereka berharap menemukan jawaban atas pertanyaan mereka, misalnya, jika ada orang yang berniat untuk membeli iPhone X terbaru, yang baru saja di launching di Amazon atau eBay, dengan tujuan untuk melihat apa saja yang ada didalam box barang yang akan mereka beli, pada umumnya mencari dengan kalimat “iPhone X unboxing.”

Dan menurut riset kata kunci di Ahrefs, kata kunci tersebut memiliki 108.000 pencarian setiap bulannya secara global, hanya untuk di mesin pencari YouTube saja. Anda bisa mengeceknya sendiri dengan mengunjungi Ahrefs ‘Keyword Explorer, alihkan ke mesin pencari YouTube dan cari kata kunci yang luas di niche Anda.

Sebagai contoh, mari kita gunakan kata kunci “Make up”. “Make up” adalah kata kunci yang mandiri. Untuk itu, Anda bisa langsung lanjut ke halaman Laporan Pertanyaan (Question Report), di mana Anda bisa melihat pertanyaan populer yang banyak dicari orang tentang topik Anda, dan dengan segera, Anda akan mendapatkan gagasan dan ide topik yang baik seperti “Cara membersihkan make up” dan “Bagaimana cara menutupi jerawat dengan riasan”.

Sekarang, Anda bisa membuat video tentang hal itu, melakukan hal tersebut akan membantu meningkatkan jumlah tayangan video YouTube Anda setiap bulannya. Benar, sebagian besar traffik kunjungan untuk website Anda dapat dilakukan dengan SEO YouTube.

Selanjutnya adalah Marketing di Media Sosial. O ya, ada tips penting yang akan membantu untuk mengembangkan channel media sosial Anda, yaitu fokuslah hanya pada satu channel media sosial disaat Anda baru memulai, karena apa? Karena untuk membangun follower, Anda membutuhkan banyak waktu. Namun penting untuk diingat, jumlah follower bukanlah segala-galanya, yang Anda butuhkan adalah follower-follower yang loyal.

Saat Anda menggunakan semua media sosial yang ada, fokus Anda akan terbagi-bagi. Jadi, apakah sekarang Anda sudah memutuskan untuk menggunakan media sosial apa? Bagus, karena hal ini akan membawa kita ke langkah yang kedua, yaitu menemukan dimana audiens atau target market Anda berkumpul. Ini bukan tentang memilih satu media yang paling aktif, namun memilih media yang paling efektif bagi kegiatan marketing Anda. Ini tentang bagaimana cara untuk memahami audiens yang ada di sana dan bagaimana cara untuk melayani kebutuhan mereka, Anda harus benar-benar memikirkan kenapa seseorang menggunakan dan memilih media sosial tertentu.

Misalnya, orang berkunjung ke YouTube untuk belajar cara melakukan suatu hal atau sekedar mencari hiburan. Ini berbeda dengan media sosial seperti Facebook, coba pikirkan, pernahkah Anda log in kedalam Facebook dan berharap akan menemukan tutorial unboxing dari barang tertentu? Atau Anda berharap akan menemukan penawaran produk dengan waktu yang dibatasi untuk mendapat diskon 97%, dalam waktu 37 menit ke depan? Mungkin saja tidak.

Orang tidak log in kedalam Facebook dengan membawa-bawa nomor kartu kredit atau rekening bank. Disini, orang-orang lebih menyukai dan berbagi tentang hal-hal yang bermanfaat, menarik, mengejutkan ataupun lucu. Jadi, jika Anda ingin mencoba untuk membawa orang ke dunia Anda di facebook, sampaikan dengan sebuah cerita, video atau sesuatu yang terlihat lebih menonjol apabila dibandingkan dengan foto-foto liburan Anda. Anda dapat menemukan banyak strateginya di buku “Dikejar Duit Dari Facebook dan Whatsapp” yang ditulis oleh Yeheskiel Zebua, mentor yang pernah dinobatkan sebagai Guerilla Marketing Coach termuda di Indonesia.

Disisi lain, Pinterest merupakan mesin pencari sosial di mana pengguna dapat mengontrol apa yang ingin mereka cari dan temukan. Tujuan utama pengguna di platform ini adalah untuk menemukan inspirasi, mempelajari berbagai hal dan membuat rencana untuk melakukan sesuatu hal. Jadi buatlah konten yang sesuai dengan harapan mereka. Intinya, Anda bisa memanfaatkan kondisi dari setiap media sosial untuk mendapatkan traffik atau kunjungan dari iklan Anda secara organik.

Ngomong-ngomong tentang iklan, inilah strategi digital marketing berikutnya yang ada didaftar postingan untuk hari ini, iklan berbayar. Saat Anda menggunakan iklan berbayar, tolong, jangan buang uang Anda ke iklan jaringan (network ads) hanya karena Anda pernah membaca atau mendengar bahwa iklan jaringan itu menghasilkan. Apa yang berhasil untuk satu orang, mungkin tidak untuk yang lainnya. Alternatifnya, pikirkan tentang ABC dari iklan berbayar. Apa itu ABC? A untuk audiens, B untuk Budget atau anggaran dan C untuk Commerciality atau komersialitas.

Diatas kita sudah membahas tentang audiens, seperti apa karakternya disetiap media sosial, hal berikutnya yang Anda butuhkan untuk beriklan adalah Budget atau anggaran.

Bloomberg pernah melaporkan bahwa Google dan Facebook memiliki pangsa pasar gabungan yang berjumlah 58% dari total nilai $111 miliar dolar. Hmmm… cukup besar yaah… Dan hal ini hanya didapatkan dari iklan.

Cara kerja iklan pada umumnya berdasarkan lelang. Semakin banyak pengiklan (advertiser), akan semakin mahal budget yang harus dikeluarkan. Jadi, katakanlah, saat ini Anda berada dalam industri produk yang sangat kompetitif, Jika Anda mencari kata kunci itu di Keyword Explorer dengan menetapkan Google sebagai mesin pencari, Anda akan melihat biaya per klik dari Iklan Google tersebut adalah sekitaran Rp. 300.000 atau setara $20! Katakanlah, jika Anda memiliki budget iklan $1.000 per bulan, maka Anda hanya akan mendapatkan 50 klik saja. Sebagai alternatifnya, Anda dapat melakukan dua hal: Yang pertama adalah mencari kata kunci yang memiliki biaya per klik yang lebih rendah, Anda cukup membuka laporan pencocokan Frasa untuk melihat semua kata kunci dalam database kata kunci yang berisi kata kunci target Anda. Selanjutnya, pilah kata kunci yang memiliki biaya maksimum per klik-nya yang lebih rendah, contohnya $5 per klik. Dari sini, Anda dapat memilah dan melihat daftar apakah ada beberapa peluang yang lebih menguntungkan daripada menghabiskan $20 untuk satu kliknya. Untuk belajar lebih dalam tentang bagaimana cara beriklan di Google, Anda bisa belajar lebih dalam melalui kursus online Google Ads Terlengkap di Indonesia, Search Engine Domination. Hal keduanya yang dapat Anda lakukan adalah bereksperimen dengan platform iklan yang kurang popular, Tik Tok misalnya.

Dan akhirnya C untuk Commerciality, atau komersialitas. Saat ini, semua platform iklan bisa menghasilkan ROI untuk mereka para pengiklan, bila tidak, untuk apa mereka ada? Namun disini Anda harus menemukan cara untuk menjembatani gap atau kesenjangan antara maksud platform iklan tersebut dengan bagaimana cara Anda menghasilkan uang dari produk yang Anda promosikan. Anda akan puas dengan solusi ini. Misalnya, Anda menjual furniture mewah dan berpikir bahwa Pinterest akan menjadi platform terbaik untuk menjalankan iklan Anda. Menurut pendapat CaraBisnisOnline.Net saja, ini bukanlah suatu gagasan baik untuk mengiklankan banyak tautan atau link ke halaman penjualan furnitur mewah seperti sofa dan meja makan. Alih-alih demikian, postingan artikel blog dapat bekerja dengan lebih baik, karena apa? Karena orang-orang log in ke Pinterest untuk mendapatkan inspirasi dan mempelajari hal-hal baru.

Seperti apa “jembatan” itu? Iklan Pinterest akan menjadi sebuah tool untuk calon pelanggan menemukan produk Anda. Disini, Anda membayar pihak Pinterest dengan uang untuk menampilkan pin Anda. Yang menjadi “jembatannya” adalah postingan artikel bermanfaat yang tertulis blog Anda, katakanlah Anda menulis tentang, “11 Tips Desain Interior Untuk Ruang Tamu Yang Tidak Akan Membuat Anda Bangkrut” ,dan di dalam konten itu Anda memamerkan produk-produk furnitur yang Anda jual di setiap bagian yang menjelaskan tips-tipsnya. Sekarang, tujuan ABC dari iklan berbayar ini sudah lengkap, dan tentu saja tujuannya untuk meningkatkan peluang Anda untuk mengubah investasi yang Anda bayarkan minimal kembali, bukan? Kalo bisa untung.

Strategi selanjutnya adalah dengan menggunakan podcast. Ada dua cara untuk melihat podcast, pertama adalah dengan membuat konten sendiri, dan yang kedua diwawancarai di podcast milik orang lain. Membuat podcast milik Anda sendiri bisa menjadi hal yang baik untuk membangun kesadaran merek (brand awareness) dan membangun audiens. Namun jika Anda baru memulai, mungkin Anda memerlukan tambahan waktu untuk mendapatkan banyak audiens. Wawancara di podcast pada umumnya berunsur cerita, seorang Podcasters selalu mencari orang yang menarik untuk diwawancarai. Bahkan jika Anda tidak memiliki banyak pengalaman di dunia online, menceritakan pengalaman dan keahlian offline Anda bisa menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan posisi yang populer di podcast.

Sekarang, jika Anda belum tahu jenis podcast mana yang harus Anda lakukan, cara paling mudah untuk menemukannya adalah dengan melihat podcast favorit Anda, dan menemukan seseorang di industri Anda yang telah diwawancarai. Jadi pilahlah podcast yang relevan dengan produk atau jasa Anda, dan beri tahu orang lain mengapa mereka harus mewawancarai Anda, apa nilai yang bisa Anda berikan untuk audiens mereka.

Strategi berikutnya adalah Email Marketing. Jika Anda pernah membaca tentang Email Marketing, mungkin pernah membaca atau mendengar tentang orang yang meng-klaim bahwa “Email adalah raja.” Namun saya berjanji, bahwa setelah Anda masuk ke dalam dunia Email Marketing, Anda akan segera menemukan bahwa hal itu tidaklah selalu benar. Namun jangan salah sangka dulu, Email Marketing sangatlah bagus, namun yang pertama-tama, Anda butuh mendapatkan email dari pelanggan Anda. Disini, Anda memerlukan formulir opt-in untuk mengubah pengunjung menjadi pelanggan.

CaraBisnisOnline.net lebih berpendapat bahwa email adalah permainan jangka panjang yang bagus untuk membangun relasi dengan pelanggan, bahkan untuk menjual barang-barang berharga tinggi. Jadi tips dari saya untuk Anda yang ingin menggunakan Email Marketing dalam berjualan, cukup sederhana, yaitu: fokuslah untuk membangun daftar email Anda sejak hari pertama Anda melakukannya, kumpulkan email dari orang-orang yang kiranya berminat pada produk dan jasa Anda. Bersikap realistislah dengan tujuan Anda, luangkan lebih banyak waktu untuk subsriber email yang Anda miliki, lalu lihat bagaimana hal tersebut dapat membantu bisnis Anda.

Strategi terakhir adalah menggunakan Forum dan Papan Komunitas (Community Board). Forum dan Papan Komunitas seperti Quora, Reddit, Grup Facebook atau Kaskus adalah saluran promosi yang bagus. Namun, sebelum Anda mengunjungi, mendaftar dan mulai memposting link ke halaman produk Anda, ada beberapa hal dan aturan yang tidak pernah dituliskan yang perlu Anda pahami. Pertama: jangan promosikan halaman produk atau layanan Anda didalam sebuah forum, pengguna platform ini pada umumnya datang untuk belajar, tidak untuk dijuali secara langsung. Alih-alih demikian, Anda bisa memanfaatkan Forum sebagai tempat untuk berbagi keahlian, membangun hubungan dan membantu orang lain. Kedua: gunakan tautan ke konten Anda dengan sewajarnya, jika Anda terus-menerus memposting link atau tautan ke blog Anda dengan alasan ini bukanlah promosi, maka kemungkinannya, Anda salah besar. Perhatikan aturan dari setiap forum.

Disisi lain, Grup Facebook juga memiliki aturan tak tertulis yang berbeda, katakanlah Anda adalah seorang agen real estate dan bergabung dengan grup yang isinya para “Pembeli rumah” di Facebook. Jika ada seseorang digrup meenulis pertanyaan seperti: “Saya ingin membeli rumah, apakah saya bisa mendapatkan hipotek?” digrup, apa yang akan Anda lakukan? Membalas pertanyaan tersebut dengan memberikan link situs jualan properti Anda? Jangan lakukan hal tersebut, karena yang Anda lakukan adalah tindakan SPAM. Sebaliknya, akan lebih masuk akal jika Anda mengirim link atau tautan ke website yang menjelaskan tentang bagaimana cara menghitung kemampuan finansial untuk membeli rumah. Intinya adalah, bantulah orang terlebih dahulu daripada Langsung menjuali mereka, karena jika tidak, hal ini akan mencemari reputasi Anda sebagai penjual.

Sekarang, saya ingin sekali mendengar dari Anda. Strategi digital marketing mana yang menurut Anda paling efektif dalam bisnis online? Beri tahu saya di kolom komentar yaa… Lalu, asahlah terus strategi tersebut, fokus hingga menghasilkan dan barulah Anda coba strategi lainnya, sampai jumpa diartikel berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *